Tips / Info Seputar Skincare

Apa Itu Retinol : Gunanya Apa dan Untuk Siapa?

Apa itu retinol sebenarnya? Apakah produk tertentu atau nama ingredient? Nama brand kah?

Retinol sebenarnya berasal dari vitamin A yang banyak dimanfaatkan oleh aneka rupa produk skincare. Kandungan ini punya macam-macam fungsi. Mengatasi jerawat oke, membuat tekstur kulit lebih bagus juga bisa, hingga dipuja-puja sebagai salah satu ‘mantra’ ampuh mencegah penuaan dini.

Hmmm, menarik nih membahas yang pencegahan penuaan dini. Sesuai umur yang nulis, yes? Hahaha. Anti aging nih memang selalu menjadi prioritas saya sekarang :p.

Tapi Retinol ini ada juga pro kontranya. Galau dah jadinya. Makanya sampai sekarang masih ragu untuk mulai menggunakan. Gak apa-apa ya, kita kupas tuntas dulu saja. Mana tahu nanti ada saatnya mau pakai retinol enggak perlu galau-galau lagi hehehe.

APA ITU RETINOL?

Apa itu retinol

Retinol ini salah satu produk dari Retinoid. Jadi retinoid itu ada macam-macam. Bukan cuma retinol saja.

Retinoid adalah bentuk hewani vitamin A, merupakan vitamin larut dalam lemak yang punya fungsi utama untuk pertumbuhan tulang dan sistem penglihatan. Retinol termasuk ke dalam diterpenoid. Retinol ini juga bentuk vitamin A yang paling umum, yang termasuk pula retinal, asam retinoat, dan retinil ester.

FUNGSI RETINOL?

Retinol ini cukup hits tentunya karena memang punya beberapa peranan penting buat kulit wajah kita :

1- Sudah disebut di atas ya. Untuk Anti Aging. Mengatasi penuaan dini. Selain retinol, ada pula ingredient yang namanya Tretinoin (bagian dari retinoid juga). Tretinoin dikenal ampuh memperlambat timbulnya kerutan di wajah.

2- Memproduksi kolagen. Kolagen identik dengan fungsi menjaga elastisitas kulit. Juga bisa mempercepat pemulihan jaringan kulit pada tubuh kita. Dan tentunya elastisitas pengaruhnya besar unutk menjaga kulit tetep kenceng, hence, kerutan bisa dikendalikan, balik lagi ke nomor satu yak hahaha.

3- Membantu melawan hiperpigmentasi. Jadi bintik-bintik hitam di wajah bisa lebih terkendali dan ini nih yang membuat wajah nampak kinclong bercahaya. Tapiiiii, jangan sampai digunakan berbarengan dengan Vitamin C. Reaksinya bisa bertabrakan dan tentunya berefek kurang baik bagi kulit kita.

4- Berfungsi sebagai antioksidan untuk menghalau radikal-radikal bebas. Bikin kulit lebih segar dan halus, otomatis membantu juga untuk memperlambat tanda-tanda penuaan pada kulit wajah.

Terkait soal Kalau sampai mencegah sih kayaknya enggak, ya. Naturally, bertambahnya usia akan membuat usia kulit juga bertambah diiringi dengan berbagai tanda-tanda penuaan pada kulit :). Tepatnya, prosesnya yang diperlambat ;).

Jangan sampai misalnya umur masih 30an tapi kerutannya sudah macam usia 40an hehehe. We can still work on that one. Jadi enggak usah gumun kalau melihat orang-orang usia 50an tapi kulitnya masih kek anak gadis :p. Itu perawatannya super ekstra sih tentunya hehehe. Baik perawatan eksternal maupun internal.

Dengan banyak manfaat yang bikin ngiler kita-kita, para emak, yang udah di atas 40 (kita? gue doang kali huhuhu :p), ternyata retinol pun punya efek samping :

1- Rentan iritasi. Retinol bisa memicu peradangan pada kulit. Kulit menjadi kering dan mengelupas.

2- Wajah kemerahan. Retinol merangsang regenerasi sel kulit yang lebih cepat hingga membuat sel-sel kulit baru ini lebih sensitif jadi mudah kemerahan. Saat menggunakan retinol, usahakan dibarengi dengan skincare yang lebih ‘ringan’ dan lembut di kulit.

3- Hati-hati terhadap paparan sinar matahari. Retino juga memicu sensitivitas kulit terhadap sinar UV. Jangan lupa untuk tetap menggunakan sunscreen, yes?

High gain high pain nih memang si Retinol. Makanya saya sampai sekarang masih maju mundur mau mulai menggunakan produk-produk yang memiliki kandungan retinol. Penakut emang anaknya hahahaha.

Tapi untuk memulai, jangan langsung menggunakan produk yang kandungan retinolnya tinggi. Coba dulu dengan produk yang retinolnya rendah atau presentasenya sekitar 0,020 – 0,025% dulu. Kalau setelah sebulan dua bulan dirasa ‘aman’, baru bisa ditingkatkan pelan-pelan.

Teorinya sih gitu ya gengs, tapi entahlah masih takut akutu hihihi.

Pantangan penting yang harus diperhatikan saat menggunakan retinol salah satunya adalah jangan dicampur dengan kandungan lainnya :

  1. Vitamin C + Retinol, is a big NO-NO.
  2. Retinol + Retinol, jadi jangan sampai menggunakan 2 produk bersamaan yang sama-sama mengandung retinol. Atuhlah gak usah serakah hahahaha.
  3. Retinol + AHA / BHA, ini pun tidak boleh hukumnya. Bener-bener perhatikan kandungan dalam produk skincare yang kalian gunakan. Biasanya ada kok tertulis lengkap tuh di kemasannya. Mau cantik jangan males belajar, yes? 😉
  4. Retinol + Benzoyl Peroxide, again, perhatikan ingredients dalam produk skincare yang kalian gunakan :).

Intinya sih, jika saat penggunaan kalian merasa ada masalah dengan wajah, segera hentikan penggunaan. Tapi jangan kapok kalau memang beneran pengin nyobain. Nanti kalau gejala sudah sembuh, you can start over again. Mungkin kandungan retinolnya dikurangi.

Gitu aja, sih. Dengan manfaat fantastis tentu ada juga efek samping yang harus diperhatikan agar kulit mendapat manfaat optimal dari si Retinol ini.

Semoga jadi lebih paham tentang apa itu Retinol yak. Sejujurnya saya pun lagi belajar nih soal zat satu ini, sama-sama belajar kitaaaahh ^_^. Semoga membantu ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.